LANGKAT – Dalam upaya meningkatkan mutu pembelajaran dan menyelaraskan standar pendidikan perguruan tinggi dengan kebutuhan dunia kerja global, Institut Jam’iyah Mahmudiyah (IJM) Langkat menggelar Pelatihan Kurikulum dan Penyusunan Rencana Pembelajaran Semester (RPS) Berbasis Outcome-Based Education (OBE).
Kegiatan intensif selama dua hari ini dilaksanakan pada Jumat–Sabtu, 22–23 Agustus 2025, bertempat di Aula Institut Jam’iyah Mahmudiyah Langkat.Pelatihan ini menghadirkan Guru Besar Universitas Islam Negeri (UIN) Sumatera Utara, Prof. Dr. Siti Halimah, M.Pd., sebagai narasumber utama. Dalam pemaparannya, beliau memberikan bimbingan teknis serta pendampingan langsung terkait pergeseran paradigma pembelajaran dari content-based menuju outcome-based, di mana fokus utama pendidikan terletak pada capaian pembelajaran dan kompetensi riil yang dimiliki mahasiswa setelah lulus.
Kegiatan ini diikuti oleh seluruh dosen dari dua fakultas di lingkungan IJM Langkat, yang meliputi:Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam (FSEI): Prodi Perbankan Syariah dan Prodi Hukum Ekonomi Syariah / Hukum Islam.Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK): Prodi Pendidikan Agama Islam (PAI), Prodi Manajemen Pendidikan Islam (MPI), dan Prodi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI).Melalui pelatihan ini, seluruh dosen dibimbing secara langsung untuk menyusun instrumen RPS berbasis OBE yang terstruktur, terukur, serta responsif terhadap dinamika perkembangan zaman.
Manfaat dan Kegunaan RPS Berbasis OBE bagi Civitas Akademika IJM Langkat Penerapan RPS berbasis OBE memiliki nilai strategis dan kegunaan penting bagi seluruh elemen civitas akademika di Institut Jam’iyah Mahmudiyah Langkat, di antaranya:
- Bagi Dosen: Terarah dalam Mengajar: Membantu dosen merancang peta pembelajaran, metode pengajaran, serta sistem evaluasi/penilaian yang akurat dan terukur sesuai Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL). Inovasi Pembelajaran: Mendorong dosen untuk menerapkan metode pembelajaran interaktif (student-centered learning), seperti case-based learning dan project-based learning.
- Bagi Mahasiswa: Kejelasan Target Kompetensi: Mahasiswa mengetahui sejak awal kemampuan, keterampilan, dan sikap apa saja yang harus dikuasai setelah menyelesaikan suatu mata kuliah.Kesiapan Dunia Kerja: Memastikan mahasiswa tidak hanya menguasai teori, tetapi juga memiliki kompetensi praktis yang siap diintegrasikan di dunia kerja (link and match).
- Bagi Institusi & Program Studi (IJM Langkat): Penguatan Akreditasi: Menjadi dokumen pendukung utama dalam memenuhi instrumen akreditasi nasional (BAN-PT / LAM) menuju predikat unggul.Jaminan Mutu Akademik: Menjamin transparansi dan standar kualitas tata kelola akademik yang konsisten di seluruh program studi FSEI maupun FTIK.






