Banda Aceh — Institut Jam’iyah Mahmudiyah (IJM) Langkat turut ambil bagian dalam Seminar Nasional Pendidikan yang diselenggarakan atas kolaborasi Institut Jam’iyah Mahmudiyah Langkat, Universitas Al-Washliyah Darussalam Banda Aceh, dan STAI Al-Washliyah Banda Aceh pada Selasa, 30 Juni 2026, bertempat di Kampus STAI Al-Washliyah Banda Aceh.
Mengangkat tema “Mewujudkan Pendidikan Berkualitas Melalui Inovasi Digital dan Artificial Intelligence Menuju Indonesia Emas 2045”, seminar ini menjadi forum akademik untuk memperkuat sinergi antarperguruan tinggi dalam menghadapi transformasi pendidikan di era digital sekaligus mempersiapkan sumber daya manusia yang unggul menuju Indonesia Emas 2045.

Kegiatan menghadirkan tiga narasumber dari masing-masing institusi yang berkolaborasi dalam penyelenggaraan seminar.

Pemateri pertama, Faraisha Hizra, S.T., M.Ars. dari Universitas Al-Washliyah Darussalam Banda Aceh, menyampaikan materi mengenai pentingnya inovasi digital sebagai fondasi dalam membangun sistem pendidikan yang adaptif terhadap perkembangan teknologi. Menurutnya, pemanfaatan teknologi digital perlu diiringi dengan peningkatan kompetensi pendidik agar proses pembelajaran semakin efektif, kreatif, dan berorientasi pada kebutuhan peserta didik.

Selanjutnya, pemateri kedua, Nurmisdaramayani, M.Pd. dari Institut Jam’iyah Mahmudiyah Langkat, memaparkan pentingnya kesiapan lembaga pendidikan dalam mengintegrasikan teknologi digital dan Artificial Intelligence (AI) ke dalam proses pembelajaran. Beliau menekankan bahwa AI bukanlah pengganti peran pendidik, melainkan instrumen yang dapat membantu meningkatkan kualitas pembelajaran apabila dimanfaatkan secara bijaksana, etis, dan bertanggung jawab.

Sementara itu, pemateri ketiga, Cut Nyak Marlina, S.Pd., M.Pd. dari STAI Al-Washliyah Banda Aceh, menjelaskan berbagai strategi implementasi Artificial Intelligence dalam dunia pendidikan. Beliau mengajak para pendidik untuk terus meningkatkan literasi digital serta mampu mengoptimalkan teknologi sebagai media pembelajaran yang inovatif tanpa mengesampingkan nilai-nilai karakter, budaya, dan etika.

Seminar berlangsung dengan antusiasme tinggi yang ditunjukkan melalui diskusi interaktif antara narasumber dan peserta. Berbagai gagasan mengenai transformasi digital, pemanfaatan kecerdasan buatan, serta tantangan dunia pendidikan menjadi pembahasan yang memperkaya wawasan akademik seluruh peserta.

Melalui kegiatan ini, ketiga perguruan tinggi berharap terjalin kolaborasi yang semakin erat dalam pengembangan pendidikan, penelitian, dan inovasi berbasis teknologi. Seminar Nasional ini juga menjadi wujud komitmen bersama dalam mendukung terciptanya pendidikan yang berkualitas, adaptif, dan berdaya saing guna menyongsong terwujudnya Indonesia Emas 2045.





