Lhoksukon — Institut Jam’iyah Mahmudiyah (IJM) Langkat kembali memperkuat jejaring kemitraan antarperguruan tinggi melalui kegiatan Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU), Memorandum of Agreement (MoA), dan Forum Group Discussion (FGD) bersama STAI Jamiatut Tarbiyah Lhoksukon pada Jumat, 3 Juli 2026. Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam membangun sinergi kelembagaan guna meningkatkan mutu pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Acara diawali dengan sambutan dari Ketua Yayasan STAI Jamiatut Tarbiyah Lhoksukon, Zakaria, S.Ag., M.A. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi atas terjalinnya kerja sama dengan Institut Jam’iyah Mahmudiyah Langkat. Menurutnya, kolaborasi antarlembaga pendidikan tinggi menjadi salah satu kunci dalam menghadapi tantangan dunia pendidikan yang terus berkembang. Ia berharap kerja sama ini mampu menghadirkan berbagai program yang memberikan manfaat bagi dosen, mahasiswa, maupun masyarakat.

Sambutan berikutnya disampaikan oleh Rektor Institut Jam’iyah Mahmudiyah Langkat, Dr. Muhammad Saleh, S.H.I., M.A. Beliau menegaskan bahwa kemitraan yang dibangun tidak hanya sebatas penandatanganan dokumen, tetapi harus diwujudkan melalui implementasi program yang nyata dan berkelanjutan.”Kolaborasi merupakan kekuatan dalam membangun pendidikan tinggi yang berkualitas. Melalui sinergi ini, kita berharap lahir berbagai inovasi akademik yang mampu meningkatkan kompetensi dosen, memperluas kesempatan belajar mahasiswa, serta memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat,” ungkap Rektor.

Usai sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Institut Jam’iyah Mahmudiyah Langkat dan STAI Jamiatut Tarbiyah Lhoksukon sebagai dasar kerja sama kelembagaan.

Selanjutnya dilakukan penandatanganan Memorandum of Agreement (MoA) pada tingkat program studi yang meliputi Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI), Hukum Ekonomi Syariah (HES), Manajemen Pendidikan Islam (MPI), dan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI). Penandatanganan tersebut menjadi bentuk komitmen kedua institusi dalam memperkuat kolaborasi akademik secara lebih spesifik.Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan Forum Group Discussion (FGD) yang menghadirkan pimpinan dan dosen dari kedua perguruan tinggi. Dalam forum tersebut dibahas berbagai peluang kerja sama, di antaranya pengembangan kurikulum berbasis kebutuhan zaman, penelitian kolaboratif, publikasi ilmiah, pertukaran dosen dan mahasiswa, program visiting lecture, serta pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat secara bersama-sama.

Sebagai simbol persahabatan dan komitmen untuk terus mempererat hubungan kelembagaan, kegiatan ditutup dengan penyerahan cenderamata antara kedua institusi yang kemudian dilanjutkan dengan foto bersama seluruh pimpinan, dosen, dan peserta kegiatan.Melalui kegiatan ini, Institut Jam’iyah Mahmudiyah Langkat kembali menunjukkan komitmennya dalam membangun jejaring akademik yang luas dengan berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Diharapkan kerja sama yang telah terjalin bersama STAI Jamiatut Tarbiyah Lhoksukon dapat melahirkan berbagai program kolaboratif yang berkontribusi terhadap peningkatan mutu pendidikan tinggi serta menghasilkan lulusan yang unggul, profesional, dan berdaya saing di tingkat nasional.






